Merubah Cara Pandang Tentang Mendapatkan Passive Income

Merubah Cara Pandang Tentang Mendapatkan Passive Income. Siapapun anda, tentu sering mendengar istilah yang sudah lama cukup populer. Mendapatkan Passive Income. Lalu kemudian kita sibuk mencari tahu bagaimana cara mendapatkan penghasilan secara passive ini. Tak dapat dipungkiri, termasuk juga Dirman Personal Blog, pernah mengalami pemahaman yang kurang pas tentang passive income.

Sebelum berlanjut, coba Anda tanyakan pada diri sendiri saat ini, bagaimanakah pemahaman anda tentang hal tersebut ? menurut Anda, apa pengertian dari Passive Income ?

Merubah Cara Pandang Tentang Mendapatkan Passive Income
Gambar Ilustrasi Seseorang Mendapatkan Penghasilan Dari Passive Income

Passive Bukan Berarti Tak Melakukan Apapun !

Katakanlah anda saat ini sudah memiliki bisnis online misalnya, apakah memang tidak melakukan apa-apa sebelumnya? Mungkinkah anda, secara tiba-tiba punya toko online yang kemudian bisa ramai kebanjiran pembeli setiap hari? Tentu saja TIDAK !. Walau sedikit dan mungkin tak terasa, ada proses yang pasti telah anda lewati, bisa jadi, itu tidak mudah.

Di era digitalisasi ini, cukup banyak orang yang kemudian membangun sebuah website jualan online dengan hasil yang menjanjikan. Nah, sebagian orang, melihat itu adalah passive income. Hanya duduk santai seharian di depan laptop misalnya, sudah bisa memenuhi kebutuhan hidup berupa pendapatan bulanan yang besar. Itu adalah salah, bukan begitu pengertian atau cara pandang mendapat passive income yang pas.

Pada kenyataannya, pasti ada sesuatu yang dilakukan pertama kali untuk menjadikan sebuah aset (apapun bentuk serta jenisnya) menghasilkan profit berkala dalam jangka waktu yang panjang. Proses ini kemudian lebih dikenal dengan istilah start-up.

Begini Cara Pandang Tentang Passive Income Yang Pas !

Passive income adalah sebuah hasil dari perilaku produktif sebelumnya. Atau bisa jadi perilaku produktif yang terus dijalankan untuk tetap mendapatkan penghasilan. Jadi, passive income merupakan sebuah peluang yang kemudian didapatkan. Bukan sebuah keajaiban!. Nah, setelah kita memahami secara benar, barulah mulai melakukan aksi untuk menemukan sebuah kegiatan atau aset yang bisa dijadikan peluang mendapat penghasilan model passive income.

Kembali kita ambil contoh seperti yang sudah disampaikan di atas, semisal kita memiliki keahlian membuat suatu produk yang banyak dibutuhkan, atau paling tidak akan diminati banyak orang. Maka pada awalnya kita tentu akan membuat produk tersebut, lalu kemudian dipasarkan secara online menggunakan website, misalnya. Seiring waktu berjalan, produk tersebut laku keras, lalu kita memiliki karyawan atau staff khusus untuk mengelola bisnis tersebut.

Kita memang kemudian menjadi lebih santai karena ada yang menjalankan bisnis, namun saat awal, kita tetap melakukan sesuatu, bahkan saat sebuah bisnis sudah besar-pun, Anda sebagai pemilik usaha tentu masih melakukan kegiatan untuk mengontrol jalannya bisnis, benar? Jadi…. passive income adalah hasil setelah kita melakukan sebuah ikhtiar untuk meraih pendapatan. Bukan malah sebaliknya, itu mimpi namanya!.

5 Peluang Cara Mendapatkan Passive Income Terbaru

Ini sebenarnya poin utama dari uraian yang disampaikan pada artikel ini. Setelah kita berhasil Merubah Cara Pandang Tentang Mendapatkan Passive Income, barulah akan ketemu peluang apa saja yang mungkin bisa disesuaikan dengan keahlian atau aset produktif yang anda miliki saat ini. Berikut adalah beberapa peluang yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan penghasilan passive income di kemudian hari.

  1. Menjual Produk Menggunakan Toko Online
  2. Melayani Jasa Sesuai Keahlian Melalui Website
  3. Membuat serta Menjual Panduan Digital (Ebook)
  4. Menyediakan dan Menjual Stok Foto
  5. Memasarkan Properti Secara Online

Demikian pembahasan tentang cara pandang passive income, lengkap dengan bebeapa peluang yang dapat anda coba dari sekarang. Semoga bisa menjadi manfaat.

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.