Ngobrol BarengBerbagi bersama yang lain di Grup DIRMANTO.web.id.

Manual Backup Menggunakan cPanel Itu Penting

Manual Backup Menggunakan cPanel Itu Penting. Mengapa? Yang jelas agar kita tetap selalu memiliki beberapa cadangan data ketika diperlukan, tidak selalu hanya mengandalkan fitur backup otomatis yang sudah tersedia pada layanan Hosting yang kita sewa. Data backup merupakan salah satu aset penting ketika kita memiliki sebuah website atau blog, yang sewaktu-waktu akan kita butuhkan untuk beberapa keperluan, seperti pindah server, kesalahan editorial, dan kondisi-kondisi urgent lainnya.

Manual Backup Menggunakan cPanel Itu Penting

Fitur backup, biasanya secara default memang sudah tersedia pada layanan webhosting tempat dimana kita menyewa hosting. Ada yang internal, juga eksternal, bahkan pada layanan hosting kebanyakan, fitur backup ini sudah tersedia secara otomatis. Namun demikian, sebuah mesin tetaplah sebuah mesin, artinya bisa saja suatu saat proses backup tersebut mengalami kegagalan, atau mesin yang digunakan untuk menyimpan backup mengalami kerusakan. Disinilah, kita perlu melakukan manual backup data untuk dapat kita simpan sendiri sebagai cadangan data backup.

Manual Backup Menggunakan cPanel Itu Penting.
Pada artikel ini, DIRMANTO.web.id mencoba berbagi pengalaman pribadi tentang bagaimana cara melakukan backup secara manual meliputi file, database dan email menggunakan fasilitas yang tersedia pada cPanel. Dimana kasus penyebab backup data kali ini adalah dikarenakan akan berpindah server dari layanan hosting lama ke layanan hosting yang baru.

Yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan backup: Akun cPanel pada layanan hosting baru yang sudah aktif. Untuk mempermudah proses perpindahan data, lebih disarankan nama user (username) pada kedua cpanel (lama & baru), adalah sama. Silahkan dicoba menghubungi tim suport layanan hosting baru anda untuk keperluan ini.

Tahapan Backup File:

  • Login pada akun cPanel lama
  • Pilih menu File Manager
  • Pilih lokasi file : public_html
  • Pilih menu Select All, => Compress => Pilih Zip Archive => Compress File(s)
    Manual Backup Menggunakan cPanel Itu Penting
  • Setelah semua file(s) sukses terkompresi menjadi file zip, tekan menu close (kanan bawah)backup manual dengan cpanel
  • Download / Simpan file .zip tadi menggunakan menu Download pada cPanel
    Download Backup cPanel
  • Selesai, selanjutnya kita backup database.

Tahapan Backup Database (SQL):

  • Pilih menu Databases => phpMyAdmin
    phpmyadmin
  • Pilih database yang akan di backup
  • Pilih menu Export
  • Pilih Menu GO (maka database akan otomatis terdownload)
    backup sql database
  • Selesai

Pada kedua tahapan diatas, kita telah selesai melakukan backup data berupa file & database (mysql). Pastikan kedua file tadi sudah tersimpan pada komputer kita, sebelum berlanjut ke tahapan berikutnya.

Tahapan Upload Data Ke Hosting Baru
Mohon dipastikan bahwa akun hosting baru anda sudah aktif. Kemudian login menggunakan IP (bukan alamatdomain/cPanel), karena pada saat ini domain anda masih terhubung ke dns server hosting lama yang baru saja kita backup seperti tahapan diatas.

  • Login cPanel hosting baru (https://alamat-ip/cpanel)
  • Pilih menu File Manager => lokasi public_html (sama seperti proses backup file(s) diatas
  • Pilih menu Upload => Select File
  • Masukkan file backup dalam bentuk .zip yang tadi tersimpan pada proses backup
  • Tunggu hingga proses backup mencapai 100%
    upload files menggunalan cpanel
  • Setelah selesai upload, pilih menu Extract pada File Manager
  • Kembali ke halaman cPanel, Buat user dan database pada menu Databases => MySQL Database (sesuaikan kebutuhan untuk user dan database, termasuk password nya)
  • Upload database yang sudah tersimpan sebelumnya melalui menu Databases => phpMyAdmin
  • Selesai

Manual Backup Menggunakan cPanel Itu Penting. Karena proses backup ini adalah manual, maka setelah semua tahapan diatas selesai dilakukan, perlu diperiksa kembali termasuk opsi lain seperti email, dns (jika menggunakan fitur dns external seperti cloudflare dan sebagainya). Tahapan terakhir jika sudah dapat dipastikan semua file dan database pada hosting berpindah dengan sempurna adalah melakukan perpindahan name server, yang dapat dilakukan melalui panel kontrol domain.

Semoga bermanfaat.

Saran / Kritik / Komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.