Mengetahui Apa itu Website Portofolio

Kita semua sepakat, di era teknologi seperti sekarang ini, kebutuhan untuk mendapatkan informasi apapun, mudah dilakukan. Sebuah portofolio digital berupa website, menjadi sangat penting untuk segera dimiliki oleh siapapun. Bagi Anda yang belum pernah membuatnya, berikut artikel tentang Mengetahui Apa itu Website Portofolio.

Mengetahui Apa itu Website Portofolio
Ilustrasi : Seseorang Dengan Mudah Mendapat Peluang Melalui Portofolio Digital

Mengapa Anda Perlu Website Portofolio Sekarang?

Coba bayangkan, jika sebuah profesi yang kebetulan sangat cocok dengan keahlian Anda telah tersedia peluangnya, namun lepas begitu saja karena Anda tak memiliki website portofolio yang diminta oleh perusahaan sebagai sarana pelengkap biodata. Mau langsung ke kantor, tidak mungkin, karena berbeda kota.

Atau, Anda sedang membuat sebuah produk kerajinan tangan bersama warga setempat dengan maksud memasarkannya ke luar negeri. Lalu salah seorang kolega anda mengirimkan pesan singkat : “kebetulan bos saya tertarik dengan produknya, boleh saya dikirim katalog dan website portofolio online?”

Nah, sayang sekali, bukan? Namun tak perlu khawatir, masih selalu ada kesempatan bagi Anda untuk meminimalisir peluang-peluang seperti contoh di atas. Salah satunya adalah dengan segera membuat sebuah website portofolio, sekarang juga!.

Apa itu Website Portofolio?

Anda pernah membuat sebuah Curriculum Vitae? Nah, bentuk sederhananya tak jauh berbeda. Hanya saja, portofolio digital ditampilkan menggunakan sebuah alamat website yang dapat diakses siapapun serta di mana saja tanpa batas waktu maupun jarak tertentu. Asalkan terhubung dengan koneksi internet, siapa saja dapat mengakses informasi Anda dalam bentuk digital melalui website portofolio.

Apa saja Manfaat Website Portofolio?

Selain dapat diakses dari mana saja, memiliki website portofolio juga banyak manfaatnya, antara lain adalah sebagai berikut ini :

  • Lebih efektif, efisien serta ekonomis, jika suatu saat dibutuhkan penyesuaian seperti penambahan informasi. Tak seperti portofolio konvensional yang memerlukan biaya tambahan karena harus membeli kertas dan keperluan lainnya.
  • Lebih dinamis, bahkan dapat dikembangkan menjadi sebuah aset digital marketing lain, seperti untuk kebutuhan personal branding, toko online dan lain sejenisnya.
  • Dapat digunakan sebagai website portofolio profil bisnis dan katalog produk online.

Siapa yang dapat merasakan Manfaat dengan memiliki Website Portofolio?

Siapa saja bisa! bahkan termasuk Anda. Mengapa demikian? Karena seperti yang telah disampaikan pada awal artikel ini, hampir semua peluang yang ada saat ini telah memanfaatkan informasi berbasis teknologi mutakhir.

Anda mungkin punya banyak keahlian, atau bahkan punya produk yang dibutuhkan oleh hampir semua orang. Namun karena belum memiliki website portofolio, orang lain tak mengetahuinya.

Persiapan Membuat Website Portofolio Pertama Anda

Mungkin, informasi ini yang paling Anda tunggu. Pertama kali ingin membuatnya? Langsung terbayang bagaimana susahnya? Tenang.. faktanya, membuat website portofolio itu, tidak sesulit seperti yang sedang Anda bayangkan saat ini. Berikut adalah beberapa langkah kecil agar Website Portofolio Anda segera siap online :

Time needed: 5 minutes.

Aset Yang Perlu Dipersiapkan Saat Membangun Website Portofolio

  1. Informasi Data Website

    Ini sangat bergantung kebutuhan. Pastikan Anda sudah menentukan apakah website portofolio tersebut akan digunakan hanya untuk profil pribadi, semisal untuk melamar pekerjaan atau bisnis. Salah satu data penting yang akan dibutuhkan adalah : koleksi data dan gambar pendukung.Persiapan Membuat Website Portfolio

  2. Alamat Website

    Anda bisa memulainya dengan menggunakan nama sendiri sebagai alamat website portofolio. Contoh: Saya menggunakan nama Dirmanto sebagai alamat website blog pribadi ini.Persiapan Membuat Website Portfolio - Alamat Website

  3. Tempat Menyimpan Data Digital

    Layanan ini dikenal populer dengan nama Hosting Provider. Belum familiar dengan ini? Tenang.. akan dijelaskan di bawah. Jadi simak terus hingga akhir artikel, ya.Persiapan Membuat Website Portfolio -Hosting Provider

Secara teknis, hanya itu saja yang perlu segera dipersiapkan untuk mulai membuat website portofolio. Adapun persiapan lain lebih kepada hal non teknis saja, yakni waktu dan biaya. Lalu, berapa biaya yang perlu dikeluarkan, sejuta? sepuluh juta? Tidak sampai, kok. Mari kita coba, ya.

Mulai Membuat Website Portofolio

Sedikit mengulas persiapan pada langkah nomor 1 dan 2. Untuk informasi data, seringkali yang paling penting untuk disiapkan adalah data berupa profil. Semisal nama lengkap, nomor kontak, alamat email, keahlian yang dimiliki, pencapaian dan prestasi yang pernah di alami, dilengkapi dengan ketersediaan gambar pendukung, termasuk sertifikat prestasi yang pernah didapatkan.

Jika ini adalah website portofolio untuk bisnis online seperti jualan produk atau layanan jasa, maka jangan lupa untuk menyiapkan katalog produk unggulan maupun gambar ilustrasi terkait jasa yang akan disampaikan. Untuk nama website, silahkan sesuaikan dengan kebutuhan.

Membeli Domain dan Hosting

Nah, ini yang dimaksud pada langkah nomor 3 tadi. Hosting Provider adalah sebuah layanan jasa yang menyediakan sarana untuk menyimpan data website dalam bentuk digital. Contoh kasus: Anda sudah menyiapkan alamat website dengan nama domain akupekerjakeras dot com, misalnya. Silahkan lanjutkan dengan membeli domain dan hosting pada layanan hosting provider.

Siapa yang tak punya rencana kedepan lebih baik, bukan? Namun tak perlu khawatir, Anda bisa selalu menggunakan VPS Hosting dari Niagahoster yang cepat dan aman, kapan saja!. Sehingga bisa menjadi solusi jika suatu saat website portofolio Anda kebanjiran pengunjung.

Mengetahui Apa itu Website Portofolio – Segera Wujudkan!

Belum punya pengalaman membeli? Silahkan kunjungi penyedia Domain Hosting Niagahoster yang dapat diakses melalui halaman website resminya di https://www.niagahoster.co.id. Saat ini sedang tersedia diskon khusus hingga 75% dan domain gratis. Anda hanya memerlukan biaya awal mulai dari Rp. 26.000-an per bulan saja untuk mulai membuat website portofolio.

Murah, bukan? Namun tidak murahan! Karena dengan paket tersebut, Anda sudah bisa membuat website dengan jumlah pengunjung hingga 135.000 pengakses setiap bulan.

Mengetahui Apa itu Website Portofolio – Q&A

Nah, kita sudah sampai di akhir artikel. Bagaimana? Sudah bisa menjadi bukti bahwa ternyata membuat website portofolio itu mudah dan murah? Agar lebih memudahkan Anda untuk segera memiliki website, berikut saya tambahkan beberapa pertanyaan serta jawaban yang mungkin bisa bermanfaat untuk Anda.

Apakah Saya Perlu Menguasai Bahasa Pemrograman?

Anda cukup hanya fokus ke profil atau portofolio bisnisnya saja, di Niagahoster, sudah tersedia layanan website instant. Dengan beberapa kali klik saja, website portofolio Anda sudah langsung jadi.

Bagaimana dengan sarana lain, seperti marketing? Karena saya masih awam sekali!

Tak perlu khawatir, Anda bisa mengikuti banyak program wawasan dunia digital yang sudah tersedia secara gratis melalui website layanan Niagahoster.

Selamat mencoba, semoga dapat membantu anda dalam mewujudkan rencana apapun dengan memanfaatkan teknologi informasi digital.

Mengetahui Apa itu Website Portofolio
23 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.