Asuransi Konvensional dan Asuransi Syariah, Mana yang Tepat Untukmu?

Asuransi Konvensional dan Asuransi Syariah, Mana yang Tepat Untukmu? Tidak terasa, pandemi sudah berlangsung selama kurang lebih 1,5 tahun di negeri ini. Belum ada kepastian yang jelas kapan pandemi benar-benar usai. Namun, tentunya kita tetap perlu menyiapkan masa depan keluarga, khususnya dari segi finansial karena ada banyak resiko yang dapat timbul terlebih di masa pandemi yang masih belum memiliki kejelasan akhirnya.

Salah satu cara yang dapat kamu lakukan untuk menyiapkan perlindungan di masa depan keluarga, yakni menyiapkan asuransi. Beberapa tahun terakhir, asuransi syariah mulai naik daun dan banyak diminati. Namun sudahkah kamu mengenali asuransi syariah? Bagaimana bedanya dengan asuransi konvensional? Berikut ini akan dijelaskan mengenai asuransi agar kamu dapat menentukan asuransi yang tepat untukmu!

Asuransi Konvensional dan Asuransi Syariah, Mana yang Tepat Untukmu?
Mana yang Tepat Untukmu : Asuransi Konvensional atau Asuransi Syariah?

Pengertian Asuransi Non Syariah dan Syariah

Agar Anda dapat lebih mudah untuk memilih jenis asuransi, berikut disampaikan sekilas terkait pengertian Asuransi Konvensional dan Asuransi Syariah.

Asuransi Non Syariah (Konvensoinal)

Asuransi merupakan perwujudan dari perjanjian antara kedua belah pihak, yaitu Tertanggung dan Penanggung, guna melimpahkan risiko finansial yang mungkin terjadi di masa mendatang dengan cara Tertanggung membayarkan premi dengan besaran tertentu, kepada Penanggung.

Tertanggung dalam hal ini adalah nasabah dan Penanggung adalah perusahaan yang menyediakan produk asuransi. Asuransi dengan konsep ini merupakan asuransi non syariah.

Asuransi Syariah

Nah, sedangkan asuransi syariah memiliki konsep pengelolaan sharing risk yang merupakan konsep di mana para peserta memiliki tujuan yang sama, yakni tolong menolong melalui investasi aset atau tabarru yang memberikan pola pengembalian dalam menghadapi resiko dengan akad yang sesuai syariah dan diwakilkan pengelolaannya ke perusahaan asuransi syariah dengan imbalan Ujrah.

Jenis asuransi syariah menggunakan prinsip tolong-menolong sedangkan asuransi konvensional berdasarkan prinsip pertukaran jual beli.

Fungsi Asuransi

Asuransi memiliki fungsi untuk membantu menghadapi unexpected risk yang berkemungkinan didapatkan di kemudian hari. Asuransi tidak membuat resiko tersebut hilang, namun membantu dalam mengurangi cost yang dikeluarkan akibat resiko tersebut sehingga kerugian finansial yang kita temui tidak membengkak. Dengan kata lain, asuransi berfungsi untuk memberikan kita proteksi terhadap resiko tak terduga.

Namun, asuransi berbeda dari investasi, yang bisa memberikan kita return dan membuat kita mendapatkan uang lebih banyak. Asuransi sendiri lebih berfokus dalam memberikan jaminan perlindungan atas resiko yang tidak terprediksi.

Asuransi Konvensional dan Asuransi Syariah, Mana yang Tepat Untukmu?

Berbeda dengan asuransi konvensional, untuk asuransi syariah selain memberikan proteksi untuk diri sendiri, kita juga dapat berbuat baik dengan menyisihkan dana untuk menolong orang lain karena konsep sharing risk dalam asuransi syariah

konsep dasar asuransi syariah

Apa Saja Jenis Produk Asuransi Syariah?

1. Jaminan Asuransi Musibah

Asuransi yang memberikan jaminan/manfaat berupa santunan atau penggantian jika terjadi musibah mulai dari meninggal dunia, sakit, kecelakaan, kerusakan/kehilangan harta benda. Atas resiko yang dapat terjadi pada kendaraan yang kamu miliki seperti motor dan mobil.

Secara umum, jenis asuransi ini seperti produk asuransi pada asuransi konvensional. Dalam asuransi konvensional kita mengenali produk asuransi mobil, jiwa, kesehatan, seperti asuransi mobil 2021, asuransi jiwa dan lain sebagainya. yang dapat kamu miliki. Dengan adanya asuransi jenis ini, kamu dapat meminimalisir cost yang harus kamu keluarkan ketika terjadi hal yang tak diinginkan pada kendaraan kamu.

2. Jaminan Asuransi Kematian

Asuransi yang memberikan manfaat berupa santunan jika peserta meninggal dunia dan manfaat berupa hasil investasi. Dalam produk ini, sebagian premi yang dibayarkan oleh peserta akan dialokasikan untuk investasi peserta. Dalam asuransi konvensional, jenis asuransi ini mirip seperti asuransi jiwa unit link.

Asuransi Konvensional dan Asuransi Syariah, Mana yang Tepat Untukmu?

Nah, itulah bedanya jenis asuransi konvensional dan syariah yang bisa kamu siapkan untuk memberikan proteksi bagi masa depan keluargamu. Kedua jenis asuransi tersebut tentunya bermanfaat bagi diri kita, dan masing-masing memiliki keuntungan dan kerugiannya yang dapat kamu penuhi dan disesuaikan dengan kebutuhan kamu.

Dengan adanya asuransi kamu dapat lebih tenang untuk menghadapi resiko yang mungkin muncul di masa mendatang dan tentunya menjamin perlindungan bagi keluargamu tercinta. Kira-kira mana asuransi yang tepat untukmu? Apakah asuransi syariah atau asuransi konvensional?

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.