Bergabung di GrupNgobrol Seputar Blog, bersama narablog Indonesia.

Begini Akibat Riba Pinjaman Online

Begini Akibat Riba Pinjaman Online. Sebuah pengalaman pribadi, episode lucu. Tidak bermaksud menggurui, karena ini bukan pelajaran rumus matematika. Apalagi bertendensi intimidasi, karena akibat ini memang berasal dari kesalahan yang dilakukan sendiri.

Begini Akibat Riba Pinjaman Online

Sebab Melakukan Pinjaman Online

Sebenarnya tidak melulu terkait pinjaman online, pinjaman apapun yang sifatnya riba, terkadang penyebabnya adalah sama, faktor keadaan kondisi kebutuhan keuangan. Demikian halnya juga yang terjadi terhadap saya, pelaku pinjaman online hutang riba.

Mengapa saya menggunakan kalimat pelaku pinjaman online? Beberapa waktu terakhir, banyak saya temukan “curhatan” yang sedang mengalami masalah dengan hutang riba pinjaman online, menyebut dirinya sebagai “korban“.

Saya pribadi kok, kurang setuju, ya? Jika menilik lebih dalam, kesalahan awal ada pada diri kita sendiri, tidak ada siapapun yang menyuruh atau memberi saran kepada kita untuk melakukan pinjaman online melalui aplikasi. Jadi rasanya, tidak pas, jika kita menyebut diri kita sebagai KORBAN PINJAMAN ONLINE.

Saya sendiri, berawal dari kondisi usaha utama yang mengalami penurunan omset, boleh dibilang sudah bangkrut, sehingga timbul masalah kekurangan penghasilan beserta masalah-masalah turunan lain yang disebabkan karena “Tidak Punya Uang Lagi“. Namun sebenarnya, akhirnya saya bisa menemukan, bahwa tidak memiliki uang untuk memenuhi kebutuhan, bukanlah penyebab utama. Lalu apa? Begini pemahaman saya.

Setahun sebelum saya melakukan pinjaman kepada aplikasi online, bisnis saya cukup lumayan, paling tidak dapat mencukupi kebutuhan keseharian, bahkan terkadang ada lebihnya untuk sekedar menyalurkan hobi. Namun, ada satu hal penting yang saya lupakan saat itu, yakni saya terlalu sering melupakan kewajiban sebagai mahluk fana ciptaan sang maha penguasa segalanya, Allah SWT. supaya lebih jelas, silahkan membaca tulisan saya tentang Ingat Allah Pada Saat SUSAH.

Ingat Allah SWT Saat Susah

Sudah selesai membacanya? Kita lanjutkan lagi, ya. Jadi, penyebab utama kita tergelincir kepada sesuatu yang dibenci oleh Allah SWT, adalah kurangnya ibadah kita serta keimanan yang tidak selalu kita update. Saya sendiri merasa terlalu mahsyuk mengejar keinginan dunia, punya rumah sendiri lah, kendaraan dan sebagainya. Tidak salah sih, tapi ya itu, kita kadang terlena melupakan apa yang seharusnya lebih utama kita lakukan.

Sebagai Muslim, saya toh tahu juga bagaimana hukum riba, tidak perlu lah, saya sampaikan ayatnya ya.. cari saja di google, atau tanyakan ke pak ustadz. Dan setelah tidak sekedar tahu, namun memahami yang sebenarnya bagaimana DOSA yang kita peroleh dengan hutang riba, hancur sudah perasaan saya, saya merasa seperti manusia yang sudah tidak mungkin mendapat pertolongan, dari manusia lain, apalagi sang pencipta!.

Begini Akibat Riba Pinjaman Online.

Akibatnya dahsyat, dari mulai fokus mencari nafkah tetiba hilang secara otomatis, karena perhatian kita akan teralihkan hanya bagaimana cara membayar hutang yang semakin menumpuk, setiap detik, setiap menit, setiap jam, SETIAP HARI!!. Belum lagi jika ada keterlambatan membayar, resiko stress, teror penagihan, akan menjadi teman akrab keseharian kita.

Bahkan, yang saya rasakan, ketika memiliki hutang riba dari pinjaman online, serasa pintu rezeki tertutup satu-persatu, bayangkan, mencari uang seratus ribu dalam seminggu saja, rasanya susah minta ampun. Ya, karena mungkin tujuan kita mencari uang sudah bergeser jauh dari fitrah, bukan untuk mencari nafkah, melainkan untuk membayar bunga cicilan hutang, yang kemudian akhir-akhir ini, mereka sebut denda.

Anggapan tentang bahwa saya sudah tidak layak sebagai manusia yang bisa mendapat pertolongan dari Allah SWT, ternyata SALAH BESAR!. Setelah saya mulai pasrah dan faham tentang kesalahan saya, maka satu-satunya jalan adalah kembali beringsut, mengendap, ngesod!, menengadahkan tangan, memanjatkan permohonan maaf dan do’a, sembari tetap ikhtiar mencari jalan keluar dari masalah akibat kesalahan sendiri ini.

Mulai saat itulah, saya diberikan kenyataan-kenyataan kemudahan hidup. Perlahan bisa mencoba mencari uang halal untuk makan setiap hari, ada saja rejekinya, entah darimana. Sampai saya memiliki pengalaman beberapa hutang riba saja bisa terbayar oleh bantuan teman, Ajaib memang, tapi ini benar saya alami, jika tidak percaya, kita ketemuan 🙂

Termasuk pengalaman bermanfaat ketika saya dipertemukan oleh Allah SWT, bersama komunitas Sadar Kaya Dunia Akhirat. Disini, kami saling menguatkan.

#episodelucu

Lakukan Kewajiban Membayar Pinjaman

Jadi teman-teman pembaca, tetaplah istiqomah, mantapkan tujuan untuk bisa keluar dari masalah riba, dengan satu-satunya cara, yaitu MEMBAYAR.

Allah SWT maha kaya, maha penyelesai masalah apapun. Kapan waktunya kita bisa selesai serta keluar dari masalah tersebut? Serahkan waktunya kepada sang penguasa waktu, karena itu sudah bukan wilayah kita lagi. Dan INGAT, kita adalah PELAKU, bukan KORBAN PINJAMAN ONLINE.

Semoga bisa menjadi manfaat, tulisan ini sekedar pengingat, bahwa sebagai manusia, saya tetap memiliki nilai dimata manusia lainnya, bahkan dimata Allah SWT, apapun kesalahannya, pastilah kita pernah bermanfaat, begitu juga Anda!.

Yogyakarta, 15:01 WIB – Tepat bersamaan kumandang Adzan Ashar.

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.