Contoh Cara Menghitung Zakat Fitrah, Profesi dan Maal | Belajar dan Berbagi Informasi di Keluarga Dirmanto Personal Blog

Share

Contoh Cara Menghitung Zakat Fitrah, Profesi dan Maal

Indahnya ZakatFirman Allah SWT:
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah , adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui (Q.S Al Baqorah 261).

Maka dari itu, wajib hukumnya bagi seorang muslim–muslimah untuk menyisihkan sebahagian harta nya. Karena sebenarnya dari harta yang kita miliki, masih terdapat harta “milik” dari orang lain. Islam, telah jelas dalam rumus dan perhitungan zakat, baik fitrah, maal, profesi/pekerjaan dan lain sebagainya.

ZAKAT FITRAH
Zakat Fitrah Perorang = 2,5 x harga beras di pasaran per-liter.
Contoh : Harga beras layak konsumsi di pasar saat ini, rata-rata harganya adalah Rp. 10.000 maka zakat fitrah yang harus dibayar setiap muslim–muslimah yang mampu adalah sebesar Rp. 25.000.

ZAKAT PROFESI
Zakat Profesi = 2,5% x (Penghasilan Total – Pembayaran Hutang atau Cicilan). Menghitung Nisab Zakat Profesi = 520 x harga beras pasaran perKG.
Contoh: Jika Keluarga Dirmanto punya gaji 2 juta perbulan dan penghasilan tambahan dari kios jualan domain dan hosting sebesar 8 juta perbulan maka total penghasilan Keluarga Dirmanto sebesar 10 juta tiap bulan. Keluarga Dirmanto membayar cicilan kredit apartemen tidak bersubsidi pemerintah sebesar 5 juta perbulan. Harga beras sekilo yang layak konsumsi yaitu sekitar Rp. 8.000,- per kilogram, sehingga nisab zakatnya adalah Rp. 4.160.000,-. Karena Keluarga Dirmanto penghasilan bersihnya 5 juta dan ada di atas nisab, maka Keluarga Dirmanto harus bayar zakat profesi sebesar Rp. 5 juta x 2,5% = Rp. 125.000,- di bulan itu. Untuk bulan selanjutnya dihitung kembali sesuai situasi dan kondisi yang ada.

ZAKAT MAAL
Zakat Maal = 2,5% x Jumlah Harta Yang Tersimpan Selama 1 Tahun (tabungan dan investasi).
Contoh: Keluarga Dirmanto punya tabungan di Bank sebesar Rp. 100.000.000, deposito sebesar Rp. 200.000.000, memiliki rumah kedua senilai Rp. 500.000.000 dan emas perak senilai Rp. 200.000.000. Total harta yakni 1 milyar rupiah. Jika harga 1 gram emas sebesar Rp. 250.000,- maka batas nisab zakat maal adalah Rp. 21.250.000,-. Karena harta Keluarga Dirmanto lebih dari limit nisab, maka ia harus membayar zakat maal sebesar: Rp. 1 milyar x 2,5% = 25 juta rupiah per tahun.

Kalau ada yang masih kurang atau bahkan salah, mohon di benarkan ya… :)
Wallahu A’lam Bishawab.



4 Respon untuk Contoh Cara Menghitung Zakat Fitrah, Profesi dan Maal

tomi

August 5th, 2013 at 8:37 am

kalau di kepercayaan saya, persepuluhan mas..
10% dari total pendapatan :D
» weits ada yang baru newh :) :)

Tiiand

August 6th, 2013 at 11:43 am

makasih ya infonya mas :)
selamat hari raya idul fitri , mohon maaf lahir dan bathin
» sama-sama ya mas :)

Wisata Lombok

August 6th, 2013 at 11:51 pm

di Hari Lebaran ini, saya mengucapkan, selamat Hari Raya Idul Fitri 1434H, mohon maaf lahir dan bathin.
» sama-sama, semoga sukses selalu.

Yudi

August 8th, 2013 at 12:27 am

Katanya kalau udah bayar zakat maal/profesi pajak-nya dikurangi ya?!? Gimana tu prosedurnya?
» Nah… kalau itu malah baru tau saya, mungkin dibawah saya ada yang udah tau :)

Berikan respon, masukan atau komentar untuk informasi ini

Berbagi Informasi Menarik


Masukan Alamat eMail Anda



Komunitas Blogger Jogja